Kamis, 16 November 2017

QUESTION No. 1 -Part 1-

Jika kamu kehilangan segalanya hari ini, apa yang akan kamu lakukan besok? 

 

Sebenarnya pertanyaan itu sudah berulang kali masuk dan keluar di otakku. Aku selalu memikirkan jikalau suatu saat (jikpeng) aku berhadapan dengan suatu krisis di hidupku yang membuatku kehilangan segala yang aku punya, kehilangan semua yang telah susah payah aku cari, yang susah payah aku dapatkan, yang usah payah aku simpan. Untuk penyebabnya pun aku tak berani memikirkannya barang sedetikpun di dalam kepalaku walau pasti akan selalu terlintas.

 

Pada dasarnya, salah satu sifat manusia adalah memiliki kekhawatiran. Kalau dalam film “Inside Out” sih ini disebut ‘Fear’. Fear berasal dari rasa takut. Sedangkan rasa takut itu memiliki cabang-cabang emosi lainnya yang bercabang bak akar pohon, contohnya seperti: rasa khawatir (parno'an), curiga (suudzon), sedih, malu, dll.  


Lalu,,, 99,99%  manusia di bumi ini, (aku yakin) pasti pernah atau sering merasakannya. Tergantung dari jalan pikiran seseorang sih sebenarnya. Hanya segelintir orang yang mampu mengalahkan rasa takut itu (ya hanya sekitar 0,01% saja, Bravoooo!!! *adore them if they were exist*). 😎 Langka memang, tapi pasti ada, dan kupikir sih orang-orang yang sudah menemukan kedamaian batin adalah orang yang tidak pernah merasa khawatir atas segala materi di bumi ini. Tapi orang seperti itu di jaman canggih abad 21 kayak gini sih kayaknya cuma 1 : 1.000.000…sekian-sekian. (Pendeta, biksu, romo, imam jaman sekarang benar-benar diuji). If they were really exist, how could they live this life??? They will definitely need money, love, or else don’t u think??? Of course, they can’t live alone just by themselves, right?

Pikiranku dipenuhi ketakutan dan kekhawatiran jika hal seperti itu menimpaku. Aku bahkan tak tau, apakah aku akan kuat berdiri atau aku akan semakin terjatuh ke dalam lubang kegelapan (a.k.a depresi dan (amit2) sampai berkeinginan untuk meninggalkan dunia ini. Fyuh, seram kan? Tapi aku yakin semua orang di alam semesta ini juga pernah memiliki atau memikirkan ketakutan yang aku rasakan, mungkin tdak semua orang ya, tapi sebagian besar orang akan panik jika dihadapkan pada sesuatu yang tak terduga seperti itu.  

Uhmm, jadi begini, menurut orang bijak: “Semua dan segala hal yang sifatnya materi di dunia ini adalah sementara. Semua itu hanyalah sebatas fatamorgana di kehidupan dunia fana yang singkat ini.” (cieileh,,ajiibbb) 😝😝😝. Jadi, memang sudah dikonfirmasikan 100% kalau manusia didalam hidupnya pasti pernah merasa kehilangan -apapun itu bentuknya-.

Jikpeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeng! Misal hal itu menimpaku suatu saat nanti, untuk sekarang, aku hanya bisa menjawab: “Aku tak tau apa yang akan dan harus aku lakukan, It’s OVER!” Muncul pertanyaan di benak ku,,, akankah ada yang namanya esok hari??? 
Huffhufff Pastinya aku ada di dalam keadaan shock berat (jangan tanya seperti apa!)  
Namun, opini ku ini belum selesai. Aku akan berpikir-pikir lagi dan mencari jawaban yang paling realistis sebisaku. Tunggu, akan aku lanjutkan artikel ini.

-TO BE CONTINUED-

Senin, 13 November 2017

Catatan Singkat - Harta Karunku-

Aku tidak tahu kenapa, (nggak ada angin, nggak ada ujan, nggak ada invasi alien jg ?lah?👽👽👽) tapi aku ingin sekali menulis memo singkat ini tiba tiba. Aku ingin menumpahkan perasaan ku tentang orang2 yang penting bagiku. 

 

Mungkin, aku tak terlalu penting di hidup mereka,,,mungkin aku ini hanya sebatas teman saja. Bukan salah mereka juga kalau mereka tidak tahu siapa aku. Yaaaa itu semua karena aku yang membatasi diri agar mereka tidak terlalu tau tentang apapun di dalam diri ku,,, di dalam kehidupan ku. Hanya saja, aku takut jika mereka tahu semua hal itu,, mereka akan menjauhi ku atau memandang ku sebelah mata atau mungkin juga berpikiran kalau aku ini aneh. Yaaa aku akui memang aneh,.. tapi aku juga ingin ada orang yang menganggap kehadiran ku itu penting. 

 

Aku pernah sesekali berpikir, mungkin kalau aku sudah tua dan waktu ku sudah habis, tidak akan ada org yang mengingatku dan aq akan terlupakan begitu saja. Hanya sebatas itu saja. Hal itu bisa saja terjadi dan sangat mungkin terjadi. Aku berpikir bahwa hanya sedikit org yang sedih jika aku tidak ada. Karena kupikir bagi mereka aku toh bukan lah siapa siapa.

 

Jadi, ceritanya begini, aku sengaja menutup pemberitahuan atau notifikasi hari ulang tahun ku di sosmed (Abang Mark.Z) agar aku tahu siapa saja sih temanteman yang benar2 ingat tanpa harus bergantung pada reminder sosmed itu...... dan hasilnya adalah......teng tereng tengteng.....sangat mengejutkan!😨😨😨

 

Hanya sedikit dari mereka (teman teman ku yang memang sudah sedikit) ingat bahwa hari itu adalah hari spesial ku. Cara dan penilaian ini sangatlah kekanakan dan dangkal....hhhehehe,,ya aku tahu itu.  Tapi sesungguhnya inti dari memo ini bukanlah untuk mengajak kalian bersedih hati, bukan juga untuk mengasihani ceritaku, dan bukan untuk pesimis kepada orang lain.

 

Melainkan, aku ingin kalian tahu, bahwa tak perlu banyak orang, cukup sedikit saja sudah cukup. Tetapi yang sedikit itu benar benar menyayangi kalian dan benar benar peduli dengan kalian. 

Seperti kata wasiat dari Ibu dan ayah Naruto : 

"......make friends... You don’t need a lot of friends.. Just a few.. Ones you can really, really trust....." -Kushina Uzumaki- 

(scene yang satu ini selalu sukses bikin saya nangis bawang...)



Sooooooo.....Bagi ku, org2 yg sedikit itu akan aku jaga sepenuh hati,,, krn mereka sangatlah berharga, krn mereka adl salah satu harta karun hidupku. (^_^)/  (ciye elah gombalzzz) 😁


(PS: bukan berarti yg lain tdk berharga loh... namun kamu akan bisa merasakan perbedaan kadar nilainya . Sedih? ,,,pasti ada....Kecewa?,,,hmm ya sedikit,,,Tetapi hikmahnya, aku jadi lebih bersyukur dan merasa sangat sangat bersyukur... setidak nya bagi segelintir orang orang tersebut, aku ini masih ada nilainya di hidup mereka :) :)
 Hontouni Arigatou mina....... 💟💟💟